Kolaborasi Program Studi Doktor Sains dan Matematika (DSM) dan Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
Semarang — Program Studi Doktor Sains dan Matematika (DSM) bersama Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro (FSM UNDIP), sukses melaksanakan rangkaian Adjunct Professor Program 2026 bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 29 Agustus sampai 2 September 2026, menghadirkan Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman dari UTM sebagai Adjunct Professor sekaligus narasumber utama.
Program ini dirancang untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui integrasi pengembangan jurnal, pendampingan penelitian dan publikasi, penguatan tata kelola program studi, pembelajaran berbasis kepakaran internasional, serta praktik teknologi membran. Seluruh rangkaian menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman riset, dan pengembangan jejaring kolaborasi antara FSM UNDIP dan UTM.
Pada 29 Agustus 2026, kegiatan diawali dengan Pembinaan Jurnal FSM UNDIP melalui materi “How to Be a Successful Editor”. Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman memberikan penguatan mengenai kepemimpinan editorial, desk screening, pemilihan reviewer, peer review, etika publikasi, plagiarisme, duplicate submission, paper mills, verifikasi etika penelitian, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. Pembahasan juga diarahkan pada penguatan tata kelola, konsistensi penerbitan, visibilitas, dan peningkatan dampak jurnal sebagai bagian dari strategi menuju indeksasi internasional.

Pada 30 Agustus 2026, rangkaian berlanjut melalui Joint Supervision & Clinic Manuscript 1 di Acintya Prasada Ruang 401. Sesi ini mempertemukan Adjunct Professor dengan mahasiswa S1, S2, dan S3 untuk membahas topik penelitian dan pengembangan manuskrip. Pendampingan menekankan struktur artikel, originality, relevance, problem-solving, pemilihan jurnal, proses submission dan peer review, serta strategi merespons komentar reviewer secara sistematis.

Pada 31 Agustus 2026, kegiatan pagi berupa Clinic Manuscript 2 & Submit, pukul 09.00–12.00 WIB, sebagai kelanjutan dari supervisi hari sebelumnya. Peserta mendapatkan masukan untuk penyempurnaan substansi, metodologi, analisis data, struktur artikel, strategi pemilihan jurnal, dan kesiapan submit. Pada pukul 13.00–15.00 WIB dilaksanakan Pelatihan Manajemen Prodi S2 dan S3 dengan berbagi praktik pengelolaan pendidikan pascasarjana UTM, termasuk tata kelola, aktivitas mahasiswa, dan pengembangan jejaring akademik.

Rangkaian hari ketiga kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama Dekan FSM UNDIP sebagai penguatan kerja sama institusional dan tindak lanjut kolaborasi akademik.

Penyampaian kuliah tamu oleh Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman.
Pada 1 September 2026, dilaksanakan Kuliah Tamu bertajuk “Hollow Fiber Membranes for Separation and Waste Treatment” di Acintya Prasada, Aula Lantai 6 FSM UNDIP, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan menghadirkan Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Nor Basid Adiwibawa Prasetya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Materi membahas teknologi membran, proses pemisahan, polymeric dan ceramic hollow fiber membrane, serta penerapannya untuk pengolahan air, limbah, energi, dan lingkungan, termasuk isu endocrine disrupting chemicals (EDCs).

Rangkaian ditutup pada 2 September 2026 melalui Workshop Pembuatan Membran Hollow Fiber Double Layer dan Flat, pukul 09.00–15.00 WIB di Lab Kimia Analitik FSM UNDIP dan Lab Mer C UNDIP. Peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai prinsip dasar membran, persiapan bahan, demonstrasi, fabrikasi hollow fiber double layer, pembuatan membran flat, serta diskusi dan pendampingan teknis. Kegiatan ini memperkuat keterhubungan antara materi kuliah tamu dan penerapan eksperimental di laboratorium.
Secara keseluruhan, Adjunct Professor Program 2026 menjadi wadah integratif untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, kapasitas penelitian mahasiswa dan dosen, tata kelola pendidikan pascasarjana, serta kompetensi eksperimental di bidang teknologi membran. Kolaborasi DSM dan Departemen Kimia FSM UNDIP dengan UTM juga memperkuat jejaring akademik internasional melalui joint supervision, publikasi, guest lecture, pengembangan program studi, dan kegiatan laboratorium.
Rangkaian kegiatan selama lima hari tersebut diharapkan menjadi landasan bagi tindak lanjut kolaborasi riset dan pendidikan yang lebih berkelanjutan, sekaligus mendukung penguatan reputasi akademik dan agenda internasionalisasi FSM UNDIP.