Joint Supervision & Clinic Manuscript 1
World Class University (WCU) • Adjunct Professor Program 2026 • Rangkaian Hari Kedua
Semarang, 30 Agustus 2026 — Program Studi Doktor Sains dan Matematika bersama Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (FSM UNDIP), melaksanakan hari kedua rangkaian Adjunct Professor Program 2026 dalam kerangka World Class University (WCU).
Kegiatan bertajuk “Joint Supervision & Clinic Manuscript 1” diselenggarakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Ruang 401 Gedung Acintya Prasada FSM UNDIP.
Kegiatan menghadirkan Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai Adjunct Professor sekaligus pendamping kegiatan.
Sesi ini berfokus pada bimbingan bersama bagi mahasiswa jenjang sarjana, magister, dan doktor di lingkungan FSM UNDIP melalui konsultasi topik penelitian dan klinik manuskrip. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi, memperkuat kolaborasi riset internasional, serta mengembangkan kapasitas mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah.
Materi bertajuk “Writing and Publishing in High-Impact Journals” menekankan bahwa publikasi merupakan bagian penting dalam pengembangan akademik dan perluasan jejaring riset. Materi membahas strategi dalam menentukan bentuk artikel dan memilih jurnal yang sesuai.
Narasumber juga menekankan pentingnya memastikan unsur originality, relevance, dan problem-solving dalam penelitian, menyusun manuskrip secara logis, serta memilih jurnal berdasarkan kesesuaian bidang, indeksasi, dan kredibilitas penerbit.
Sebelum mengirimkan manuskrip, penulis perlu membaca Guide for Authors secara saksama dan menyesuaikan artikel dengan ruang lingkup serta ketentuan jurnal tujuan. Pemeriksaan akhir terhadap substansi, struktur, format, bahasa, dan kelengkapan dokumen juga diperlukan untuk memastikan kesiapan manuskrip.
Dalam sesi klinik, mahasiswa diarahkan untuk memahami alur publikasi, mulai dari tahap submission, initial editorial screening, peer review, editorial decision, hingga revise and resubmit. Pemahaman terhadap setiap tahapan tersebut diperlukan agar penulis dapat mempersiapkan manuskrip dan merespons proses editorial secara tepat.
Materi turut membahas cara menanggapi komentar reviewer secara sistematis, melakukan revisi berdasarkan bukti, serta menyampaikan jawaban yang jelas terhadap setiap masukan. Aspek integritas penelitian juga ditekankan melalui pembahasan mengenai larangan multiple submission, publikasi redundan, plagiarisme, fabrikasi dan falsifikasi data, serta praktik fake peer review.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui supervisi dan konsultasi manuskrip. Mahasiswa memperoleh masukan langsung mengenai arah penelitian, struktur artikel, pemilihan jurnal, kualitas argumentasi, serta strategi menghadapi proses peer review.
Melalui kegiatan ini, Adjunct Professor Program 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesiapan manuskrip untuk dipublikasikan, memperkuat budaya publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring riset internasional FSM UNDIP.