Semarang, 31 Agustus 2026 — Rangkaian hari ketiga Adjunct Professor Program 2026 dalam kerangka World Class University (WCU) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (FSM UNDIP) dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Agenda hari ketiga terdiri atas Clinic Manuscript 2 & Submit pada pukul 09.00–12.00 WIB dan Pelatihan Manajemen Program Studi S2 dan S3 pada pukul 13.00–15.00 WIB. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama Dekan FSM UNDIP.
Sesi pagi merupakan kelanjutan langsung dari kegiatan Joint Supervision & Clinic Manuscript 1 yang dilaksanakan pada hari Minggu. Melalui kegiatan Clinic Manuscript 2 & Submit, Prof. Ts. Dr. Mohd Hafiz Dzarfan Othman dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) memberikan pendampingan terhadap draf artikel ilmiah sivitas akademika FSM UNDIP.
Pendampingan diarahkan pada penyempurnaan struktur dan alur artikel, kejelasan gagasan, kebaruan dan kontribusi penelitian, penguatan metodologi serta analisis data, strategi pemilihan jurnal yang tepat, dan kesiapan manuskrip untuk disubmit.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pembahasan draf manuskrip secara langsung. Peserta memperoleh masukan untuk memperbaiki substansi dan penyajian artikel sekaligus menindaklanjuti hasil konsultasi pada sesi sebelumnya. Dengan demikian, rangkaian supervisi tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi dilanjutkan hingga manuskrip siap untuk dikirimkan ke jurnal tujuan.
Pada pukul 13.00–15.00 WIB dilaksanakan Pelatihan Manajemen Program Studi S2 dan S3. Materi bertajuk Postgraduate Studies at Universiti Teknologi Malaysia memperkenalkan pengelolaan pendidikan pascasarjana di UTM, struktur School of Graduate Studies (SPS), ragam program pascasarjana, mekanisme penyelenggaraan program, serta berbagai aktivitas dan layanan pendukung bagi mahasiswa pascasarjana.
Materi juga menampilkan struktur organisasi SPS dan PGSS Activity Framework, yang meliputi strategic planning and team building, research carnival month, postgraduate career month, international graduate conference, serta berbagai aktivitas akademik pada tingkat fakultas.
Sesi manajemen program studi menjadi forum berbagi praktik pengelolaan pendidikan pascasarjana antara UTM dan FSM UNDIP. Pembahasan diarahkan pada penguatan tata kelola program studi, pengembangan layanan akademik, peningkatan aktivitas mahasiswa pascasarjana, serta penguatan jejaring dan kolaborasi institusional.
Materi dari UTM juga memperkenalkan academic collaboration sebagai salah satu model kolaborasi strategis yang mencakup joint supervision, publikasi bersama, dan guest lecture series.
Setelah pelatihan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama Dekan FSM UNDIP, Prof. Dr. Kusworo Adi, S.Si., M.T.; Ketua Departemen Kimia, Prof. Adi Darmawan, S.Si., M.Si., Ph.D.; dan Ketua Program Studi Doktor Sains dan Matematika, Prof. Dr. Muhammad Cholid Djunaidi, S.Si., M.Si.
Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama sekaligus memperkuat implementasi kolaborasi akademik antara FSM UNDIP dan UTM.
Secara keseluruhan, hari ketiga Adjunct Professor Program 2026 mengintegrasikan penguatan kapasitas publikasi ilmiah, pengembangan tata kelola pendidikan pascasarjana, dan penguatan kerja sama institusional. Rangkaian kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan pengelola program studi di lingkungan FSM UNDIP.